Belitong

Belitong

Belitong atau Belitung adalah sebuah pulau di wilayah Sumatra sebagai main land. Awalnya kita pilih Belitong karena destinasi tersebut yang paling murah ongkos pesawatnya dan jumlah mileage saya cukup untuk sekeluarga bertiga. Kalau pas beruntung seringkali penukaran mileage dikasih diskon 50 persen sehingga cukup untuk sekampung.

Setelah berbulan bulan direncanakan dan mencari waktu yang pas akhirnya dapat deh waktu yang pas semua bisa ikut yaitu tanggal 26 sampai 29 Desember 2019. Tadinya mau dibablasin tahun depan tapi takut kehabisan obyek .. ternyata banyak gaes lokasi yang bisa dikunjungin.

How to get there

Perjalanan dimulai tanggal 26 jam 5.40 dengan maskapai warna hijau yang selalu berpantun. Dari rumah kami berangkat jam 2 dengan menggunakan mobil online menuju pangkalan bus di Baranangsiang Bogor untuk menuju bandara cengkareng. Kami mengejar bus yang berangkat paling awal yaitu pukul 2.30 tapi ternyata gak dapet .. jadinya naik bus yang pukul 3.00.

Perjalanan dengan pesawat ditempuh selama 1 jam dengan ketinggian jelajah 29 ribu kaki . Pada saat mendarat dan ngambil bagasi dimulailah kebingungan kami karena kami tidak ikut paket tour apapun.

Transportasi lokal

Yang kami lakukan pertama adalah lihat informasi jalur bus .. ada 8 jalur bus yang ada .. kamu harus naik jalur 6 ke terminal kemudian naik lagi jalur 5 yang lewat depan hotel. Akhirnya kami nanya mbak satpam. Ternyata ditunjukkin satu satunya bus Damri warna biru. Oh iya selama clingak clinguk juga kami banyak ditawarin taksi. Ternyata bus yang ada memang cuma satu dan ketika kami nanya berapa ongkos katanya naik aja dulu pak. Rupanya penumpang bus cuma kami bertiga saja. Sepanjang jalan saya mikir ini nanti gimana transportasi lokal, disini gak ada angkot gaes. Pak sopir baik hati dan tidak sombong. Kami dikasih tahu sekilas tentang pulau Belitung dan obyek yang ada. Ketika turun didepan hotel ternyata ongkos bus gratis. Alhamdulillah rejeki keluarga sholeh . Btw untuk transport muter muter kita sewa mobil lepas kunci 175.000 rupiah saja.

belitong
Prasasti Laskar Pelangi di Pantai Tanjung Tinggi

Destinasi

Belitong mulai ngetop semenjak ngetopnya buku dan film laskar pelangi. Disini kita bisa menemukan berbagai macam obyek yang terkait dengan film tersebut. Obyek yang saya kunjungi adalah Pantai Tanjung Tinggi tempat shooting film tersebut. Disini kita bisa menjumpai pantai yang sangat indah dengan batu batu besar ( hampir seluruh kepulauan belitung merupakan areal dengan batu batuan). Terdapat prasasti yang menyatakan lokasi tersebut sebagai lokasi pembuatan film. Selain pantai kita juga bisa melihat replika SD Muhamadiyah Gentong tempat dan Musim Kata Andre Hirata. Untuk masuk ke pantai kita tidak membayar sepesert pun sedangkan untuk masuk replika SD membayar Rp5000 dan untuk masuk musim kita harus membeli buku seharga Rp50.000.

Pulau Lengkuas

Salah satu pulau yang wajib dikunjungi adalah Pulau Lengkuas. Sebuah pulau dengan obyek mercu suar buatan tahun 1885. Kita bisa naik mercusuar ini sampai lantai 3 dan membayar biaya kebersihan Rp5000. Yang sangat mengagumkan mercusuar ini dibuat dengan lempengan baja yang sangat tebal yang disatukan dengan baut.